• Thu. Sep 17th, 2026

Gelanggang News Jateng

My WordPress Blog

30 Petugas Sensus Ekonomi Semarang Mundur dan Mogok Kerja, Honor Termin Pertama Tak Kunjung Cair

ByGelanggangJateng

Jul 25, 2026

Gelanggang Jateng – Semarang – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Semarang diwarnai polemik setelah puluhan petugas mengundurkan diri dan sebagian memilih mogok kerja karena honor termin pertama belum dibayarkan meski telah bekerja lebih dari sebulan.

Sejumlah petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Semarang mengeluhkan pembayaran honor termin pertama yang hingga pertengahan Juli 2026 belum mereka terima. Dari total 1.437 petugas yang bertugas, sebanyak 30 orang telah mengundurkan diri, sementara ratusan petugas lainnya memilih menghentikan sementara aktivitas pendataan sebagai bentuk protes. Dari 1.000 petugas sensus, disebutkan hanya 20 orang yang telah menerima pembayaran termin pertama.

Para petugas menilai terdapat perubahan mekanisme pencairan honor secara sepihak yang tidak sesuai dengan isi perjanjian kerja yang disepakati di awal. Menurut petugas lapangan bernama Mono, berdasarkan Surat Perjanjian Kerja, pembayaran termin pertama seharusnya diberikan setelah petugas menyelesaikan minimal 40 persen dari seluruh pekerjaan yang ditargetkan. Namun menjelang jadwal pembayaran, petugas menerima informasi baru bahwa mereka harus menyelesaikan minimal empat Satuan Lingkungan Setempat dengan capaian masing-masing 80 persen.

Kepala BPS Kota Semarang Rudi Cahyono memberikan klarifikasi bahwa mekanisme pembayaran honor tetap mengacu pada Surat Perjanjian Kerja dan tidak mengalami perubahan. Menurutnya, pembayaran tidak dapat langsung dilakukan karena masih terdapat tahapan administrasi yang harus diselesaikan, termasuk berita acara pemeriksaan pekerjaan, verifikasi bukti capaian pekerjaan melalui aplikasi, serta penyiapan surat pernyataan penyelesaian pekerjaan yang ditandatangani petugas.

Kondisi ini membuat capaian Sensus Ekonomi 2026 di Kota Semarang baru mencapai 38 persen, masih di bawah target 40 persen. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengungkapkan bahwa selain masalah honor, kendala lain yang dihadapi adalah penolakan masyarakat yang mengira pendataan berkaitan dengan pajak, sulitnya akses ke kawasan industri dan perumahan, serta kesulitan komunikasi petugas yang mayoritas berusia muda dengan responden. Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *