• Thu. Sep 17th, 2026

Gelanggang News Jateng

My WordPress Blog

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Hari ke-7, Blok C Terkendali Namun Blok B Masih Dalam Penanganan

ByGelanggangJateng

Sep 8, 2026

Gelanggang Jateng – Solo – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Jebres, Solo memasuki hari ketujuh pada Selasa (8/9/2026) dengan kondisi Blok C yang sudah terkendali namun Blok B masih dalam penanganan intensif.

Petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api yang membakar gunungan sampah di TPA Putri Cempo pada hari ke-7 penanganan, Selasa (8/9/2026). Kepala Pelaksana BPBD Kota Solo Ari Dwi Daryatmo melaporkan bahwa dari tiga blok yang terdampak yakni Blok B, C, dan D, kondisi Blok C seluas 1,8 hektare sudah terkendali dan tidak tampak asap, meskipun petugas masih melakukan pembasahan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Blok D yang memiliki luas 0,89 hektare sudah 90 persen lebih padam dengan petugas Damkar dan DLH terus menangani sejumlah titik menggunakan bantuan dua ekskavator. Sementara itu, Blok B masih dalam penanganan intensif karena medan yang sulit dijangkau. Pemadaman melalui water bombing yang telah dilakukan selama tiga hari sejak 3-5 September telah dihentikan sementara setelah Polda Jawa Tengah membantu memfokuskan pemadaman di lereng sebelah timur Blok B.

Kebakaran di TPA Putri Cempo yang memiliki luas total 17 hektare ini bermula pada Rabu malam (2/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di Blok D, kemudian menjalar ke Blok B dan C. Pemerintah Kota Solo telah menetapkan status tanggap darurat bencana alam selama 14 hari sejak 3 September 2026. Total area yang terbakar mencapai sekitar 6 hektare dengan melibatkan 247 personel gabungan dari Polri, TNI, Damkar, dan relawan serta 32 armada pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk menangani insiden ini.

Dampak kebakaran ini mengakibatkan ratusan warga dari Kelurahan Mojosongo dan wilayah sekitar seperti Plesungan, Gondangrejo di Karanganyar harus mengungsi akibat terpapar asap tebal. Sebanyak 70 warga mengungsi ke Kantor Kelurahan Mojosongo dan ratusan lainnya ke GOR UTP dengan sejumlah warga mengalami sesak napas dan membutuhkan bantuan oksigen. Asap kebakaran bahkan sempat mengarah ke kawasan pemukiman Kota Solo termasuk area Taman Jaya Wijaya, membuat aktivitas sekolah terganggu meskipun tetap berlangsung dengan kewajiban siswa memakai masker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *